(Prof. Dr.-Ing. Fahmi Amhar)
.
Para politisi berkata, "Kalau bicara politik, jangan bawa-bawa agama!"
Dan para kyai berkata, "Kalau forum agama, jangan bicara politik!"
.
Para ekonom berkata, "Krisis ini akibat ekspor turun dan impor naik"
Sedang para ulama berkata, "Ini semua karena riba dan minimnya zakat"
.
Para insinyur berkata, "Bencana ini semata-mata kegagalan teknologi"
Tapi para ustadz berkata, "Bencana ini semata-mata karena maksiat kita"
.
Para mahasiswa berkata, "Pantas gak nyambung, gatek sih"
Lalu para santri berkata, "Kalau bicara agama harus lulusan syari'ah"
.
Kapan dua alam ini akan berintegrasi?
.
Ketika tidak ada pemisahan antara alam agama dengan alam dunia?
.
Ketika bicara dunia sekaligus berakibat akherat, dan juga sebaliknya?
.
Ketika para politisi tidak phobi agama, dan para kyai tidak menjual agama?
.
Ketika para ekonom melek syari'ah dan para ulama mengerti ekonomi?
.
Ketika para insinyur tahu tawadhu' dan para ustadz paham persoalan?
.
Ketika para mahasiswa tidak takabbur, dan para santri tidak arogan?
.
Ternyata sekulerisme ada di kedua sisi, baik sisi yang merasa lebih tahu dunia, maupun sisi yang merasa lebih kenal akherat.
.
Padahal syariat itu diturunkan melalui para Nabi, agar manusia bahagia di dunia dan di akherat, tidak cuma salah satunya.
.
.
#UninstallJae
#SecularismEffect
#KhilafahAjaranIslam
#KhilafahJanjiAllah
#BanggaBicaraKhilafah
#IslamSelamatkanNegeri
#IslamRahmatanLilAlamin
#KhilafahWillRiseAgain
#FahmiAmhar
#Khilafah
#Syariah
#Politik
#Ekonomi
#Islam
Sabtu, 23 Februari 2019
Di Negeri Sekuler itu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar